top down

Buku Tamu

Followers

Komentar Terbaru

NeSaCk

100% Lulus Belum Tentu 100% Mulus

Diposting oleh NeSaCk Senin, Juni 06, 2011. Jam 13.29

Euforia kegembiraan selepas pengumuman kelulusan hasil Ujian Nasional masih terasakan hingga kini. Tidak saja di sekolah dan di rumah, euforia inipun terasakan hingga di jalanan. Memang wajar jika hal itu masih terasakan, terutama bagi mereka yang merasa kurang memiliki kemampuan untuk bisa lulus dari ujian, baik Ujian Sekolah (US) maupun Ujian Nasional (UN).

Namun sudah berakhirkah ini? Sudah tuntaskah masalah yang dihadapi sehingga harus merasakan kegembiraan secara berlebih? Jawabannya: Belum! Kelulusan dari ujian ini (US/UN) hanyalah masalah sepele yang tidak perlu dibesar-besarkan. Ada hal yang lebih penting dari sekedar kelulusan sekolah, yaitu kelulusan dari ujian-ujian berikutnya, yang jauh lebih rumit dan tidak mengenal kompromi.

Ujian masuk ke sekolah yang lebih tinggi misalnya, jauh lebih rumit dan tidak pandang bulu, terutama untuk Sekolah/Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta favorit, karena biasanya mereka menetapkan standard tertentu bagi calon siswa/mahasiswanya.

Yang lebih rumit lagi adalah ujian setelah lulus Sekolah/Perguruan Tinggi, yakni ujian hidup. Ujian ini tidak hanya rumit dan tak kenal kompromi, juga membutuhkan perjuangan dan pengorbanan besar. Yang bisa lulus dari ujian ini hanyalah mereka yang benar-benar memiliki kemampuan nyata (bukan hasil rekayasa) dan ketahanan dalam menghadapi berbagai persoalan serta mampu menjawabnya dengan solusi-solusi akurat.

Jadi, sekalipun 100% lulus dari ujian Sekolah/Perguruan Tinggi dengan nilai-nilai yang memuaskan belum menjamin bisa 100% mulus dalam menyongsong masa depan yang lebih baik. Karena itu persiapan untuk menghadapi "ujian hidup" ini harus dilakukan jauh-jauh hari dan dengan sungguh-sungguh agar kelak mampu menjawab berbagai persoalan hidup dengan jawaban-jawaban yang memuaskan.


Oleh: Kang eNeS
Ilustrasi dari http://rilisindonesia.com

Posting Komentar

Kami sangat mengharapkan adanya saran dan kritik yang sifatnya membangun demi kemajuan SMPN 1 Cikembar.